Apa itu Cinta Kasih?
Kasih
adalah suatu perasaan tulus yang ada dalam diri seseorang, yang bahkan hanya
diketahui dan dirasakan oleh diri sendiri tanpa sepengetahuan siapa pun.Kasih
yang murni adalah suatu perasaan tanpa ada pamrih sedikit pun dari orang
lain,karena kasih itu hanya dia yang
merasakannya.Kasih tidak perlu ditunjukan dengan perilaku yang dilakukan hanya
untuk diketahui oleh orang lain,supaya orang lain memuji perbuatan kasihnya
itu.Misalnya dengan memberi sedekah kepada orang lain tetapi dengan menunjukan
jumlah uangnya agar semua orang tahu.Seperti perumpamaan jika tangan kananmu
memberi sesuatu,jangan sampai tangan kirimu mengetahui.Kita melakukan suatu
kasih tidak perlu sampai orang lain mengetahuinya,walaupun demikian Tuhan akan
tetap melihatnya.
Ada
sebuah cerita, Anak sulung dan anak bungsu.Anak sulung ini adalah anak yang
sangat taat pada perintah anaknya,dia tidak pernah membuat ayahnya sakit
hati.Apa yang diperintahkan ayahnya,dia tidak akan pernah menolak.Semua sifat
anak sulung ini berbeda dengan anak bungsu.Pada suatu hari anak bungsu meminta
semua harta bagiannya.Ayahnya pun memberikannya,Si bungsu kemudian pergi
ketempat yang jauh dengan hartanya itu.Disana si bungsu berfoya-foya,hingga
hartanya itu habis.Tempat itu kemudian dilanda kelaparan.Si bungsu akhirnya
pergi dan berusaha mencari pekerjaan.Akhirnya dia mendapatkan pekerjaan,yaitu
mengurus makanan hewan.Dia sangat kelaparan,tapi dia tidak mempunyai bekal
untuk dimakan,dia menunggu sisa makanan hewan,tetapi tidak ada sedikit
pun.Akhirnya dia putuskan untuk kembali ketempat bapaknya,tetapi tidak sebagai
anak.Dia ingin menjadi pelayan dirumah bapaknya.Dia kemudian pergi ketempat
bapaknya.Dari kejauhan sang bapak telah melihat anaknya yang bungsu.Dia berlari
menghampiri anaknya itu.Anak bungsu itu langsung berlutut dihadapan bapaknya
dan berkata “Aku tak layak memanggil engkau bapak,ijinkan aku menjadi pelayan
dirumahmu”.Bapaknya kemudia berkata “bangunlah anakku,engkau telah mati kini
hidup kembali,engkau telah hilang kini telah ditemikan kembali.Bapaknya itu
kemudian memanggil semua pelayannya dan memerintahkan untuk mengenakan pakaian
yang paling baik dan memilih lembu yang paling baik.Suasana dirumah itu begitu
ramai karena pesta itu.Sedangkan sibungsu yang baru pulang dari ladang terkejut
dengan suara-suara music itu.Dia memanggil salah satu dari pelayan dan berkata
“ada apa?’’
Jawab pelayan “ayahmu membuat
pesta untuk adikmu karena dia telah
kembali”.Si sulung marah dan tidak mau masuk kemudian ayahnya keluar dan bertanya
“ayo lah anakku kita masuk”!.Tetapi anak sulungnya berkata “telah
bertahun-tahun aku melayani bapak,aku tak pernah melanggar perintah
bapak,tetapi bapak tak pernah memberi aku seekor lembu pun untuk bersukacita
bersama kawan-kawanku.Tetapi telah dating anak bapak yang telah menghabiskan
harta bapak,bapak malah melakukan pesta untuk bersuka cita”.Jawab ayahnya,”Nak
engkau selalu bersama-sama dengan aku,kepunyaanku adalah kepunyaanmu
juga,adikmu telah mati kini hidup kembali,adikmu telah hilang kini ditemukan
kembali.Marilah kita masuk untuk bersukacita bersama.
Dari cerita dapat diambil
pelajaran,bahwa kita harus tetap mengasihi siapa pun tanpa memandang apa
pun.Walaupun dia baik atau pun jahat.Kita mengasihi seseorang harus dengan
tulus ikhlas.Misalnya saling membantu sesama kita tanpa adanya rasa
menginginkan imbalan apa pun dari orang itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar