Sabtu, 21 November 2015

Kebersamaan Dalam Kasih-Nya




Harkat dan martabat manusia adalah sama,apa pun kedudukannya,agama,suku seseorang tidak mengurangi harkat dan martabat manusia itu sebagia manusia yang ditempatkanpaling tinggi diatas segala makhluk hidup di bumi ini.Itu ada esensi yang seharusnya kita sadari dan kita pahami sebagai manusia.Namun adakalanya kita manusia sendiri yang menepatkan dan menilai dirinya lebih tinggi dari orang lai.Banyak masalah yang terjadi disekitar kita,masalah muncul karena kita merasa terhina karena tidak dianggap atau merasa kurang dihargai.Sebetulnya terlepas dari berapapun orang yang menilai kita nilai kita sebagai manusia tidak akan pernah berubah dan bahkan akan tetap sama.Kita seharusnya menerima segala sesuatu itu dengan lapang dada.Jadi jangan pernah malu dan merasa diri rendah dengan apa yang kita miliki dan dengan apa yang kita kerjakan.Kita memang terlihat berbeda dipandangan manusia tapi kita tetap sama tanpa ada perbedaan apapun dihadapan Tuhan Yang Maha ESA.Karena Tuhan tidak pernah membeda-bedakan umat-Nya,hanya manusialah yang membeda-bedakan sesamanya.

Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan oleh Allah..Kesempurnaan yang dimiliki manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi dan tugas dibumu ini.Kesempurnaan yang dimiliki manusia harus digunakan sebaik mungkin,bukan untuk keburukan tetapi untuk kebaikan yang berguna bagi orang lain.Maka dari itu kita harus saling menolong sesama kita.Menolong yang sedapat mungkin kita lakukan,tidak perlu dengan menggunakan harta.Tetapi menolong dengan sesuatu yang sederhana dengan hati yang tulus ikhlas maka akan membuahkan hasil yang membahagiakan,yaitu dengan rasa bangga yang ada dalam diri kita,karena kita dapat membantu seseorang yang membutuhkan bantuan kita..Penolong yang baik adalah mereka yang membantu tanpa ada rasa butuh imbalan apapun dalam hatinya.Menjadi seorang penolong yang baik bukan berarti tidak berlandaskan kejujuran.,Kejujuran harus tetap diangkat dan dijaga.Misalnya kita berniat membantu orang berjualan,lalu ada rasa ingin mengambil keuntungan dari dalam diri kita,yaitu dengan cara korupsi.Misalnya harga jual barang tersebut dinaikan dari harga yang semula agar kita dapat memperoleh keuntungan.Apakah itu masih disebut sebagai seorang penolong?Jelas tidak.Mungkin orang akan tetap berpikir bahwa kita adalah seorang penolong,tetapi apa yang kita rasakan dari dalam diri kita?Apakah seharusnya kita bangga dengan perbuatan kita itu? 
Jangan menunggu hingga kita dapat menjadi orang besar, atau orang hebat untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Lakukanlah apa yang kita bisa, sekecil apa pun skala maupun manfaatnya. Namun, ketika hal itu membawa kebaikan, maka lakukanlah.
Mengapa tidak Anda membuat keputusan hari ini bahwa Anda akan mulaimenjadi "berkat" bagi orang lain? Dan ingat, Kasih sejati selalu didukung dengan tindakan kita. Orang-orang yang melihat kita, dan salah satu kesaksian terbaik yang kita bisa hanya dengan menjadi baik kepada orang-orang. Jika Anda bangunsetiap hari dan berfokus pada bagaimana Anda dapat menjadi berkat dan tidak hanya pada bagaimana Anda bisa mendapatkan berkat, Tuhan akan memenuhi kebutuhan Anda sendiri ketika Anda memenuhi kebutuhan orang lain. Allah akan memenuhi semua kebutuhan Anda dalam kelimpahan!
Usia muda tidak mejadi penghalang bagi Kita untuk menolongani sesama. Dengan ketulusan hati, Kita dapat menjadi seorang pahlawan bagi teman, keluarga ataupun kekasih yang sedang membutuhkan pertolongan. Ada banyak dampak positif jika Kita menolong sesama.
Banyak orang enggan menolong karena kurang percaya diri dan terlalu memikirkan hal yang terlalu jauh. 
Hal besar menolong sesama  adalah, ubahlah hidup Kita menjadi berkualitas dengan bekerja keras dan mempunyai jiwa sosial yang kuat. Ditunjang dengan kualitas keimanan Kita. Hanya dengan menjadi pribadi tangguh yang takut akan Tuhan, Kamu telah menjadi seorang penolong bagi keluarga Kita. Karena menjadikan anak yang berkualitas dan beriman adalah harapan terpenting semua keluarga, bukan faktor kedudukan dan pendapatan.


Dengan menolong sesama, kita telah menjadi seorang pahlawan. Jangan lupakan juga diri Kita, dengan menolong diri kita sendiri untuk terus beriman kepada Tuhan saling berkonsultasi dan berkomunikasi dengan komunitas dan kelompok sel kita untuk saling menguatkan.


Rabu, 04 November 2015

Berbeda Bukan Berarti Pecah




Semua umat manusia diciptakan berbeda-beda tetapi kita tetap seCitra dengan Allah.Perbedaan bukanlah halangan bagi kita untuk saling bersama. Allah berhendak agar kita tetap bersatu dengan satu sama lain tanpa ada alasan karena berbeda.Allah yang maha kuasa tidak pernah membeda-bedakan umant-Nya,tetapi mengapa kita manusia sebagai umat-Nya selalu membeda-bedakan? apakah itu pantas?.Seharusnya dengan perbedaan kita dapat mempelajari segala sesuatu yang tidak pernah kita ketahui.Karena dengan perbedaan kita dapat belajar untuk saling menghargai dan memahami segala perbedaan yang ada.Kita semua adalah satu,kita semua adalah sama,Allah sendiri tidak pernah membeda-bedakan tetapi manusialah yang membeda-bedakan. 



Iman pertama-tama dan terutama menyangkut hubungan manusia dengan Allah. Akan tetapi, manusia tidak hidup sendirian melainkan di dalam masyarakat, dan khususnya bersama dengan orang di kanan-kirinya. Maka, benar juga bahwa “Allah menyelamatkan orang-orang bukannya satu persatu, tanpa hubungan satu dengan lainnya” .Kita semua bersaudara jadi kita juga harus saling menjaga satu sama lain bukan? Dalam hubungan kita yang berbeda juga harus ada kehalusan dan kelembutan.
Agar didalam pergaulan terjadi kehalusan dan kelembutan maka hendaklah hubungan itu dilakukan harus berdasarkan prinsip-prinsi,Cinta kasih,keadilan,kejujuran,kesetiaan,kerjasama dan saling membantu satu sama lain tanpa pernah membutuhkan imbalan apapun.Apabila tersebut dipegang teguh dan sebagai dasar pergaulan maka akan selalu ditemui kehalusan atau kelembutan, kedamaian, kebahagiaan dan ketenangan.

Minggu, 01 November 2015

Saksi-Saksi IMAN

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.Sebab oleh Imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.Karena Imanlah kita mengerti,bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah,sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
   Karena Iman, Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu,walaupun usianya sudah lewat,karena ia menganggap Allah yang memberikan janji itu Setia.
   Karena Iman, Elisabeth saudari Maria mengandung disaat usianya sudah tua.
    Mereka semua percaya bahwa dengan Iman yang teguh segala sesuatu yang tidak bisa terjadi akan terjadi menurut kehendak Allah.Seseorang yang memiliki Iman yang teguh tidak akan pernah goyah dalam kondisi yang sesulit apapun, bahkan nyawa akan mereka pertarukan.Bagi orang Katolik mengenal dengan kata "MARTIR". Martir adalah sebutan bagi seseorang yang rela mati demi Imannya.