Harkat dan martabat manusia adalah sama,apa pun kedudukannya,agama,suku
seseorang tidak mengurangi harkat dan martabat manusia itu sebagia manusia yang
ditempatkanpaling tinggi diatas segala makhluk hidup di bumi ini.Itu ada esensi
yang seharusnya kita sadari dan kita pahami sebagai manusia.Namun adakalanya
kita manusia sendiri yang menepatkan dan menilai dirinya lebih tinggi dari
orang lai.Banyak masalah yang terjadi disekitar kita,masalah muncul karena kita
merasa terhina karena tidak dianggap atau merasa kurang dihargai.Sebetulnya
terlepas dari berapapun orang yang menilai kita nilai kita sebagai manusia
tidak akan pernah berubah dan bahkan akan tetap sama.Kita seharusnya menerima
segala sesuatu itu dengan lapang dada.Jadi jangan pernah malu dan merasa diri rendah dengan apa yang kita miliki dan dengan apa yang kita kerjakan.Kita memang terlihat berbeda dipandangan manusia tapi kita tetap sama tanpa ada perbedaan apapun dihadapan Tuhan Yang Maha ESA.Karena Tuhan tidak pernah membeda-bedakan umat-Nya,hanya manusialah yang membeda-bedakan sesamanya.
Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan oleh
Allah..Kesempurnaan yang dimiliki manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi
dan tugas dibumu ini.Kesempurnaan yang dimiliki manusia harus digunakan sebaik
mungkin,bukan untuk keburukan tetapi untuk kebaikan yang berguna bagi orang
lain.Maka dari itu kita harus saling menolong sesama kita.Menolong yang sedapat
mungkin kita lakukan,tidak perlu dengan menggunakan harta.Tetapi menolong
dengan sesuatu yang sederhana dengan hati yang tulus ikhlas maka akan
membuahkan hasil yang membahagiakan,yaitu dengan rasa bangga yang ada dalam
diri kita,karena kita dapat membantu seseorang yang membutuhkan bantuan kita..Penolong yang baik adalah mereka yang membantu tanpa ada rasa butuh
imbalan apapun dalam hatinya.Menjadi seorang penolong yang baik bukan berarti
tidak berlandaskan kejujuran.,Kejujuran harus tetap diangkat dan
dijaga.Misalnya kita berniat membantu orang berjualan,lalu ada rasa ingin
mengambil keuntungan dari dalam diri kita,yaitu dengan cara korupsi.Misalnya
harga jual barang tersebut dinaikan dari harga yang semula agar kita dapat
memperoleh keuntungan.Apakah itu masih disebut sebagai seorang penolong?Jelas
tidak.Mungkin orang akan tetap berpikir bahwa kita adalah seorang
penolong,tetapi apa yang kita rasakan dari dalam diri kita?Apakah seharusnya
kita bangga dengan perbuatan kita itu?
Jangan menunggu hingga kita dapat menjadi orang besar, atau orang hebat untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Lakukanlah apa yang kita bisa, sekecil apa pun skala maupun manfaatnya. Namun, ketika hal itu membawa kebaikan, maka lakukanlah.
Mengapa tidak Anda membuat keputusan hari ini bahwa Anda akan mulaimenjadi "berkat" bagi orang lain? Dan ingat, Kasih sejati selalu didukung dengan tindakan kita. Orang-orang yang melihat kita, dan salah satu kesaksian terbaik yang kita bisa hanya dengan menjadi baik kepada orang-orang. Jika Anda bangunsetiap hari dan berfokus pada bagaimana Anda dapat menjadi berkat dan tidak hanya pada bagaimana Anda bisa mendapatkan berkat, Tuhan akan memenuhi kebutuhan Anda sendiri ketika Anda memenuhi kebutuhan orang lain. Allah akan memenuhi semua kebutuhan Anda dalam kelimpahan!
Usia muda tidak mejadi penghalang bagi Kita untuk menolongani sesama. Dengan ketulusan hati, Kita dapat menjadi seorang pahlawan bagi teman, keluarga ataupun kekasih yang sedang membutuhkan pertolongan. Ada banyak dampak positif jika Kita menolong sesama.
Banyak orang enggan menolong karena kurang percaya diri dan terlalu memikirkan hal yang terlalu jauh.
Hal besar menolong sesama adalah, ubahlah hidup Kita menjadi berkualitas dengan bekerja keras dan mempunyai jiwa sosial yang kuat. Ditunjang dengan kualitas keimanan Kita. Hanya dengan menjadi pribadi tangguh yang takut akan Tuhan, Kamu telah menjadi seorang penolong bagi keluarga Kita. Karena menjadikan anak yang berkualitas dan beriman adalah harapan terpenting semua keluarga, bukan faktor kedudukan dan pendapatan.
|



