
Kebencian adalah suatu tindakan jahat
yang seharusnya tidak perlu dikembangkan dalam hati kita
masing-masing.Kebencian juga merupakan dendam dari dalam lubuk hati kita kepada
seseorang yang melakukan suatu kesalahan kepada diri kita.Kesalahan itu tidak
dapat kita terima karena kesalahan tersebut sangat menyakitkan hati kita,yang
kemudian akan berkembang menjadi kebencian dan dendam.Kebencian itulah yang
akan membawa kita kepada suatu konflik,yaitu konflik kepada orang lain dan
terutama kepada diri kita sendiri.Mengapa demikian?Konflik dengan orang lain
akan berdampak kepada orang lain yang tidak tahu permasalahan konflik tersebut.Contohnya, “Ada dua orang yang pada awalnya mereka
adalah sahabat baik dengan inisial A dan B.Pada suatu hari A melakukan
kesalahan yang membuat B ini merasa marah dan tidak dapat menerimanya.Hari
berganti hari perpecahan diantara mereka
semakin menjadi,sehingga kebencian itu semakin mendalam.Ada seseorang (kita
sebut saja C) yang mengetahui bahwa A dan B adalah sahabat.Apa yang C rasakan?
Tentunya ketidaknyamananlah yang C rasakan,karena dia harus dihadapkan kepada
kedua orang yang sama-sama saling diam.Tentunya C akan merasa jadi serbah
salah. Konflik itulah yang membuat orang lain akan merasa tidak
nyaman.Kemudian konflik diri sendiri,terutama kepada hati kita.Tentunya hidup
kita tidak akan nyaman dengan api kebencian yang membara dalam hati kita.Karena
kebencian itu, batin dan hati kita akan berseteru.
Kadang kala
kebencian terjadi karena beberapa hal yang sepele/kecil atau tidak terlalu
serius.Sebenarnya hal-hal kecil tersebut tidak akan membawa dampak yang buruk
kepada kita, yang bahkan akan menumbuhkan bibit kebencian.Semua itu tergantung
dari diri kita sendiri, bagaimana cara menanggapi masalah tersebut.Jika kita
menanggapi masalah tersebut dengan hati yang ringan,dengan kepala dingin maka
kebencian itu tidak akan timbul.Namun jika kita menanggapi kebencian itu dengan
hati yang berat,dengan kepala yang panas maka benih-benih kebencian itu akan
tumbuh.Walaupun pada awalnya hanya ada setitik benci dalam lubuk hati kita,jika kita terus saja
berpikir yang negative (memberi pupuk penyubur kebencian) maka lama kelamaan kebencian
itu akan semakin dalam dan akan terus membara sehingga berubah menjadi Api
Kebencian.
Api Kebencian merupakan suatu
kategori kebencian yang paling mendasar atau menjadi level tertinggi.Jika
seseorang telah ditumbuhkan oleh api kebenciaan itu,maka tidak akan ada kata
maaf lagi bagi siapaun yang dibencinya. Api kebencian inilah yang sangat
berbahaya sehingga dapat menyebabkan beberapa akibat :
1. Akan terjadi permusuhan dalam jangka
waktu panjang.Misalnya diwilayah kekerajaan “Permusuhan hingga tujuh
keturunan”.
2. Adanya Cinta terlarang. Misalnya
sepasang kekasih yang merupakan anggota keluarga itu tidak boleh menjalin
hubungan kasih diantara mereka,karena mereka adalah musuh.
3. Adanya korban jiwa.Karena api
kebencian terus berkobar maka kesabaran tidak dapat tertahan dan harus
dilampiaskan dengan kekerasan,yang akan memakan korban jiwa.”Darah harus
dibayar dengan darah” karena makna tersebut,maka permasalahan ini tidak akan
pernah terselesaikan.
Kebencian itu bukan merupakan suatu masalah yang
sepele.Kebencian dari yang terkecil akan berubah menjadi api kebencian.Api
kebencianlah yang menjadikan kita tidak akan ada kedamaian,baik kedamaian
dengan sesama maupun kedamaian dengan hati kita sendiri.
Mengatasi
kebencian itu,diri kita sendiri harus memandang segi baik atau segi positif
seseorang.Kita jangan pernah memandang segi buruk atau segi negative
seseorang,karena setiap orang tidak ingin jika orang lain memandang dari segi
buruknya,kita juga tentu tidak menginginkan hal itu terjadi dengan diri kita
bukan?Jika tidak ingin semua itu terjadi,maka kita tidak boleh memandang segi
buruk seseorang tetapi pandanglah segi baiknya.Orang lain juga akan memandang
kita seperti yang kita lakukan kepada orang lain.Karena segi pandang juga dapat
menimbulkan kebencian.
Obat yang
paling ampuh untuk mengobati kebencian seseorang adalah Doa,Kesabaran dan Cinta
Kasih.Jika orang lain memandang kita dengan pandangan kebencian maka kita harus
sabar dan membalas pandangan orang itu dengan pandangan cinta dan kasih
sayang.Jika itu terus kita lakukan maka orang itu akan tergerak hatinya.Dia
akan berpikir “Aku memandangnya dengan
sorotan kebencian,tetapi dia tidak pernah membalas perbuatanku itu.Dia bahkan
membalas pandanganku dengan tatapan penuh kasih sayang”.Maka dia akan
tersadar dengan sendirinya.Jika itu tidak berhasil kita harus sabar dan terus
berusaha.Kita harus tetap menunjukkan kasih sayang kita kepada dia dan kepada
orang lain,misalnya membantu orang yang memerlukan bantuan kita supaya hatinya
tergerak.
Mari Kita ganti kebencian itu dengan CINTA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar